Ternyata Twitter Pernah Jual Data ke Cambridge Analytica

0
25
Foto : Affinity Magazine

Satumediatv.com – Dari 87 juta data pengguna Facebook disalahgunakan oleh firma analisis data Cambridge Analytica. Tapi nyatanya, Facebook bukan satu-satunya jejaring sosial yang berhubungan dengan Cambridge Analytica.

Platform mikroblog Twitter baru-baru ini mengaku jika pernah menjual akses data publik ke Global Science Research (GSR) yang dikepalai Aleksandr Kogan. Untuk diketahui, Kogan adalah orang di balik layar yang membuat kuis #thisisyourdigitallife, yang kemudian memanen data pengguna Facebook secara diam-diam.

Menurut Twitter, GSR sempat diberikan keleluasaan untuk mengakses data publik Twitter dalam skala besar pada tahun 2015, hanya dalam satu hari. Informasi yang diakses meliputi postingan-postingan selama beberapa bulan.

“Tahun 2015, GSR pernah satu kali mengakses API tweet (kicauan) publik secara acak (yang dikicaukan) selama lima bulan, dari Desember 2014 hingga April 2015”, aku Twitter. Setelah dilakukan evaluasi, Twitter mengklaim tak menemukan adanya data privasi pengguna yang diam-diam diakses GSR, seperti halnya yang dilakukan ke Facebook.

GSR disebut membayar Twitter untuk bisa mengakses data publik itu, meskipun tak dijelaskan lebih detail untuk apa data yang diambil GSR. Dikutip dari KompasTekno dari Bloomberg, Senin 30 April 2018, Twitter mengklaim telah menghapus Cambridge Analytica beserta iklan yang berafiliasi dengan firma tersebut.

Sumber : Kompas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here