Sate Laris Manis Diserbu Turis Dalam Festival Kuliner Di Senegal

0
31
Foto ; Kompas

Satumediatv.com – Salah satu makanan khas Indonesia yaitu sate rupanya menjadi salah satu makanan yang digemari turis mancanegara. Terbukti pada ajang World Cultural Month 2018 yang digelar di Dakar, Senegal, Minggu, 29 April 2018.

Sate ayam khas Indonesia jadi rebutan hingga “dilelang”. Stan Indoesia yang diwakili KBRI Dakar menampilkan kuliner khas Nusantara dalam acara pameran kebudayaan dunia di Senegal itu.

Melansir dari siaran tertulis KBRI Dakar kepada KompasTravel, Senin, 30 April 2018, olahan masakan Indonesia yang selalu ditunggu-tunggu pengunjung selama beberapa tahun terakhir ini ialah nasi goreng ayam, mie goreng udang, dan sate ayam bumbu kacang dan bumbu kecap.

Berbagai macam makanan khas Indonesia ludes diserbu para pengunjung. Aroma khas sate ayam mengundang para pengunjung berbondong-bondong menghampiri booth Indonesia.

Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Dakar yang bertugas melayani pengunjung dengan mengenakan kebaya bahkan harus membatasi pemberian makanan agar tidak cepat habis.

Demi bisa menikmati lezatnya sate ayam khas Indonesia para pengunjung pun sampai rela untuk mengantre berlama-lama dan berdesakan. Para Ibu-ibu DWP pun sempat kerepotan kala para pengunjung saling berebut sate ayam di depan stan Indonesia.
Bahkan saat sate ayam hanya menyisakan beberapa tusuk saja, Febie Mansyur, Ketua DWP KBRI Dakar, sampai melelang sisa beberapa tusuk sate ayam dengan memberikan kuis kepada para pengunjung.

Beragam pertanyaan dilemparkan kepada para pengunjung. Mulai dari nama ibukota Indonesia, nama presiden Indonesia, lambang negara Indonesia, nama-nama pulau di Indonesia, hingga nama binatang endemik. “Apa bahasa Indonesia-nya thank you?”, kata Febie dengan lantang kepada para pengunjung yang sudah antre menanti sate.

Beberapa pengunjung yang berhasil menjawab pertanyaan sontak berteriak gembira karena berhasil mendapatkan sate ayam yang sudah mereka tunggu-tunggu. Sementara raut kekecawaan nampak di muka para pengunjung yanng tidak dapat menjawab karena juga mereka tidak berkesempatan untuk mencicipi sate ayam.

“Tidak disangka-sangka akan seramai ini pengunjung yang menunggu sate kita. Ke depannya, KBRI akan menyediakan lebih banyak lagi sate ayam untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung,” ujar Dubes RI Dakar, Mansyur Pangeran, dikutip dari siaran tertulisnya.

Sumber : kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here