Polda Metro Akan Terapkan Pola Baru Pengamanan Pilkada Putaran 2

0
140

Satumediatv.com – Terkait pengamanan saat pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI 19 April 2017 mendatang, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mengungkapkan adanya pola baru pengamanan saat pencoblosan.

Pola baru yang ditawarkan Kapolda Metro Jaya yakni dengan ditempatkan satu anggota Polri dan satu anggota TNI di tiap tempat pemungutan suara (TPS). Dalam putaran pertama sebelumnya, Polda Metro Jaya membagi pola pengamanan menjadi dua yakni TPS aman dan TPS yang dianggap rawan.

TPS aman polanya 2-4-8 atau dua polisi dan empat Linmas (Perlindungan Masyarakat) untuk amankan delapan TPS. Sementara untuk TPS yang dianggap rawan, pola pengamanannya yakni 2-4-4 atau dua anggota polisi dan empat anggota Linmas untuk empat TPS.

“Dari permintaan masyarakat kami akan menerapkan pola baru, satu TPS akan dijaga satu anggota Polri dan satu anggota TNI kami minta,” ucap Iriawan saat di Kantor KPU DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu 29 Maret 2017.

Iriawan mengatakan, pola baru ini diterapkan lantaran pada putaran pertama banyak laporan soal intimidasi di TPS. Ia berharap dengan makin ketatnya pengamanan, masyarakat akan lebih leluasa untuk memberikan hak pilihnya.

“Kami samakan semua, kami jaga semua dan dibantu oleh Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) di dalamnya ada Linmas, di luar Polri dan TNI. Kalau ada keributan kan kelihatan dari luar, menimbulkan rasa tidak nyaman dari pemilih dan kalau ada apa-apa cepat kami antisipasi,” ujar Iriawan.

 

Baca Sumber 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here