Fashion Karya 4 Designer Indonesia Dapat Pujian Masyarakat Senegal

0
59

Satumediatv.com –Fashion rancangan 4 desainer Indonesia kembali mendapat apresiasi positif dan pengakuan dari masyarakat di Afrika. Ini terjadi saat acara Resepsi Diplomatik Peringatan HUT RI ke-72 yang dibarengi dengan penyelenggaraan Pagelaran Fashion Busana oleh KBRI Dakar. Sebanyak lebih kurang 300 tamu undangan perwakilan dari berbagai negara menghadiri acara yang digelar pada 14 November 2017 lalu di King Fahd Palace, salah satu hotel ternama di Senegal.

Acara yang mengangkat tema “Nusantara Fashion and Culture Show” ini menggabungkan antara fashion dengan budaya Indonesia. Karya yang ditampilkan berupa busana rancangan Nita Seno Adji, Rudi Chandra, Defrico Audy, dan Malik Moestaram yang diperagakan oleh para model profesional binaan Amina Badiane, Ketua Komite Miss Senegal. Melalui tangan-tangan berbakat para desainer, Batik dihadirkan dalam gaya kontemporer dan tetap stylish untuk memunculkan kesan bahwa batik dan kain Indonesia lainnya tidak hanya digunakan dalam konteks busana tradisional, namun juga untuk busana modern.

Kepiawaian desainer Indonesia dalam rancangannya dan keindahan kain Batik Indonesia berhasil memukau ratusan tamu yang hadir. Desainer Nita Seno Adji memilih tema rancangannya “the Rainbow of Asia and Africa” yang merefleksikan hubungan persahabatan antara Indonesia dan Senegal. Desainer Nita mencoba untuk mengeksplor warna dan kehidupan orang Senegal dengan menitikberatkan pada pola klasik Batik Indonesia dipadukan dengan Tenun Bali dan Sarung sutra Makassar.

Desainer Rudy Chandra mengambil tema “Enchanting East Indonesia” yang memadukan antara pewarna alami dengan Tenun dari Sabu, NTT. Koleksi yang ditampilkan menggambarkan keindahan tekstil tradisional dari wilayah timur Indonesia. Sementara itu, Defrico Audy mengangkat tema “Sumba in My Mind” yang memilih Tenun dari Sumba, NTT. Defrico mempersembahkan rancangan busana yang elegan, modern dan fashionable bagi warga Senegal.

Desainer Malik Moestaram memilih tema “the Stunning Beauty of Solo” yang menampilkan gaun Batik kontemporer dari Solo untuk busana-busana yang khusus digunakan untuk acara-acara pesta. Kupu-kupu dan daun menjadi pola utama dari gaun Batik ini.

Perpaduan yang harmonis antara peragaan busana dengan pertunjukan budaya serta penataan ruang pameran membuat peragaan batik tersebut mendapat sambutan meriah dari para tamu. Mulai dari koridor pintu masuk sudah ditampilkan berbagai barang seni budaya Indonesia antara lain peralatan musik gamelan, patung Garuda Jatayu, patung semar, petruk, bagong dan gareng, patung roro loro blonyo, pojok Betawi dan pojok batik, serta aneka produk kerajinan tangan yang diimpor langsung dari Indonesia oleh Libelulle.

Fashion batik dan tenun Indonesia karya empat designer tersebut nanti akan kembali diperagakan oleh para finalis Miss Senegal 2017 di ajang Grand Senegal 2017 pada 18 November 2017.​

 

KEMLU.go.id

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here